Apa kesalahan sizing yang paling umum saat memilih vibro Ripper?
Kesalahan sizing yang paling umum adalah memilih vibro Ripper hanya berdasarkan tonase excavator dan tidak mengecek kebutuhan hidroliknya. Keduanya harus sesuai dengan model.
Misalnya, setiap model memiliki rentang flow oli dan pressure sendiri, dan nilainya meningkat cukup besar di sepanjang lini. Carrier bisa saja berada dekat kelas tonase yang tepat, tetapi tetap belum tentu memberikan flow atau operating pressure yang dibutuhkan untuk vibro Ripper tersebut. Setting pressure relief juga berbeda per model, dari 250 bar hingga 300 bar.
Kesalahan kedua adalah memilih tool yang salah untuk material:
- Tooth: batu lunak dan batu sedang keras
- Chisel: batu keras
- Compactor: pemadatan tanah
Urutan pemilihan yang praktis adalah tonase carrier terlebih dahulu, lalu flow oli dan pressure, kemudian jenis tool sesuai material dan pekerjaan.
Tanya jawab · VANROCK Group